“Para desainer membutuhkan platform yang cocok dan kami adalah salah satu platform terbaik karena kami didukung oleh media. Ada kontinuitas sebagai penyedia platform, desainer, dan konsumen. Dengan demikian, hal ini akan berdampak pada ekonomi kreatif; sebagaimana diumumkan oleh Presiden Jokowi,” tambah Ibu Liliana Tanoesoedibjo selaku Chairwoman MNC Group dan HighEnd Magazine.
Acara tahun ini – dengan tema Alunan Wastra – menandai tahun ke-8 I Fashion Festival dan tahun ke-11 The Masterpiece. I Fashion Festival akan menampilkan koleksi brilian dari tiga desainer berbakat Indonesia yaitu Defrico Audy dengan desain etniknya yang glamor, Merdi Sihombing dengan desain etnik eco fashion yang effortless, dan Adrie Basuki dengan desain magnetnya yang memberi penghormatan pada permata tekstil Indonesia yang tersembunyi.
Sementara itu, The Masterpiece menampilkan sebelas perancang busana ternama Indonesia, Anne Avantie dengan kebaya modernnya yang memukau, Albert Yanuar dengan karyanya yang serba guna, Anaz dengan desain etnik femininnya yang elegan, Ayumi dengan rangkaian busananya yang menakjubkan. desain etnik, Defrico Audy, Enst Couture dengan pendekatan romantis mereka terhadap fesyen etnik, Katy Matskevich dengan desainnya yang menggetarkan, Livette dengan pendekatannya yang elegan dan menakjubkan terhadap fesyen etnik Indonesia, Lisa Ju dengan gaunnya yang unik dan berdesain rumit, Lukman Abadi dengan busana etniknya yang memukau, Yongki Budisutisna dengan desain batiknya yang menawan. Masing-masing desainer ini mengambil inspirasi dari berbagai daerah wisata di Indonesia untuk karya fashion couture masing-masing.
“Untuk mendukung penuh program pemerintah dalam mengembangkan ekonomi kreatif dan pariwisata Indonesia, tahun ini kami menghadirkan karya ambrosial perancang busana Indonesia yang terinspirasi dari nusantara; menonjolkan ciri khas beberapa kawasan pariwisata Indonesia dalam upaya meningkatkan kemajuan fesyen Indonesia di kancah internasional,” jelas Ibu Liliana Tanoesoedibjo.