Tentang Kami

Didirikan pada tahun 2017 oleh Liliana Tanoesoedibjo, Livette adalah brand lokal Indonesia yang dengan bangga mendefinisikan kekayaan warisan budaya Indonesia. Dengan menyatukan keanggunan dan keaslian budaya serta modernitas, Livette menghadirkan koleksi menakjubkan dari kain tenun tradisional, gaun-gaun, dan tas anyaman yang ramah lingkungan untuk mewujudkan esensi kemewahan yang berakar pada tradisi. Livette menampilkan identitas uniknya dengan menggabungkan pola-pola geometris tradisional pada kain dengan desain klasik modern untuk memberikan kesan chic pada pemakainya.

Mahakarya yang terinspirasi dari warisan budaya yang dibalut dalam desain modern ini diprakarsai oleh Liliana Tanoesoedibjo sebagai salah satu cara melestarikan tekstil tradisional bangsa Indonesia yang indah. Sebagai seseorang yang memiliki keahlian dalam dunia mode dan seni, Liliana menghadirkan karya menawan yang menggambarkan budaya artistik daerah di seluruh nusantara. Livette menggunakan kain-kain dari berbagai daerah di Nusantara seperti Jawa, Bali, Lombok, Sumatera dan Nusa Tenggara Timur.

Liliana Tanoesoedibjo

Tentang Pendiri

Liliana Tanoesoedibjo adalah seorang pengusaha ternama yang dikenal dengan semangat inovatifnya. Ia adalah sosok kreatif di balik lini fesyen mewah Livette Tenun. Sebagai seorang dengan keahlian dalam bidang fashion dan seni, serta sebagai pecinta tekstil, Liliana memiliki latar belakang yang luas di bidang fashion dan kecantikan, setelah lulus dari Richard Robinson Fashion Design Academy dan Ottawa’s Versailles Academy of Make-Up Arts di Kanada. Saat ini ia juga menjabat sebagai Chairwoman dari Miss Indonesia Organization, yang disertai dengan pengalaman menjadi anggota juri Miss World pada tahun 2015 dan 2016. Sebagai pendiri Miss Indonesia, melalui program-programnya Liliana memberikan apresiasi pada perempuan-perempuan yang berhasil di bidangnya. Ia pun percaya bahwa kecantikan seorang perempuan akan memancar ketika mencapai kesuksesan.

Sebagai pendiri beberapa organisasi budaya, Liliana secara pribadi percaya bahwa warisan budaya Indonesia harus dilestarikan melalui pengenalan kepada generasi muda dan keragaman pakaian nusantara dapat menjadi simbol kebanggaan bahkan sampai tahun-tahun mendatang. Melalui lini fesyennya, Livette Tenun, Liliana berharap dapat memberikan nilai tambah bagi industri fesyen, menggabungkan gaya dan fungsi dengan investasi abadi pada bahan-bahan yang indah.

Cerita Tentang Songket Palembang dan Tenun Sumba

Songket Palembang digambarkan sebagai kain tradisional dengan motif paling rumit dibandingkan kain lainnya. Warna keemasan yang memiliki sejarah tersendiri, serta kain songket yang terbuat dari benang sutera asli dan dayan (alat tenun), dan berbagai fungsinya membuat songket ini sangat istimewa.

Sedangkan Tenun Sumba merupakan salah satu karya orang Indonesia yang paling detail karena proses pembuatannya membutuhkan waktu yang cukup lama. Sebagai gambaran, pembuatan satu lembar kain tenun Sumba membutuhkan waktu minimal enam bulan, bahkan ada kain yang membutuhkan waktu pembuatan tiga tahun. Prosesnya meliputi penggulungan hingga pencelupan minyak kemiri, dan pewarnaan alami yang harus dilakukan dengan sempurna.

Proses Pembuatan

 

Setiap kain di sini telah melalui proses pengembangan yang rumit, yaitu dengan menenun berbagai warna benang menjadi lapisan kain yang menakjubkan. Bahan untuk benangnya antara lain katun, sutera dan lain-lain, sedangkan proses pembuatan kainnya merupakan seni tingkat tinggi dengan kerumitan tersendiri.

Warna dan corak pada kain-kain ini mengandung pengetahuan, budaya, kepercayaan, dan nilai-nilai sosial dari berbagai daerah di Indonesia.

Perangkat dan teknik yang digunakan dalam menenun benang bukanlah satu-satunya hal yang menjadikannya sebuah seni. Pola dan warna kain juga merupakan bagian penting dari hasilnya. Bahkan, mereka membantu orang untuk mengenali dari bagian mana kain itu berasal dari Indonesia. Seperti disebutkan sebelumnya, mereka juga mencerminkan kepercayaan dan budaya suatu masyarakat.

Toko Kami

Ancestry

Park Hyatt Jakarta, Level 1

Jalan Kebon Sirih Kav. 17-19,

Jakarta 10340, Indonesia